Minggu, 03 Januari 2016

TENTANG MASJID AL - IHSAN PAMEKASAN

Tepatnya di jl. Dirgahayu gg 3 Bugih Pamekasan kediaman K. Cholil Masaran, beliau adalah Pembina Masjid Masaran yang kesehariannya mengajar tentang keagamaan, diantaranya adalah para santri dan masyarakat sekitar kelurahan bugih. Kampung sobih adalah sebuah perkampungan yang di pisahkan oleh sungai sehingga pada waktu itu akses jalan ke Masjid Masaran masih agak sulit dan seadanya. Berdasarkan kesulitan itulah beliau yaitu K. Cholil berinisiatif untuk membangun sarana tempat ibadah di kampung sobih Kelurahan Bugih Kec. Pamekasan Kab. Pamekasan, tepatnya pada tahun 1975 beliau dihadiahi tanah hibah oleh Ny. Janti seluas 1290 m2, dan pada tahun itu pula beliau membangun Mushalla Al – Ihsan dengan ukuran musholla 6m x 6m untuk masyarakat sobih dan sekitarnya. Sehingga masyarakat kampung sobih mengadakan shalat lima waktu secara berjemaah.
Pada tahun 1980 beliau mengutus anak sulungnya yaitu Ny. Juhara dan suaminya K. Suudi, BA untuk menempati tanah di sebelah barat mushalla sekaligus mengajar para santri dan masyarakat sekitar tentang keagamaan. Pada tahun 1981 K. Suudi, BA membangun Mushalla Putri Al – Ihsan bersama masyarakat sekitar yaitu tepat di sebelah barat rumah K. Suudi, BA untuk santri putri dan kaum ibu – ibu sekitar kampung sobih Kelurahan Bugih Kec. Pamekasan Kab. Pamekasan. Pada tahun 1982 Mushalla Al – Ihsan dibinak menjadi Masjid oleh K. Suruji sehingga masyarakat sekitar bisa shalat jumat bersama di Masjid yang baru dibentuk tersebut. Pada tahun 1987 masjid Al – Ihsan diadakan rehab pertama kali oleh K. Suudi, BA bersama masyarakat sekitar yang awalnya berukuran 6m x 6m menjadi 1000m2. Dengan dukungan Doa dan tenaga dari masyarakat serta bantuan para donatur sehingga Masjid Al – Ihsan mengalami perbaikan – perbaikan yang signifikan. kegiatan keagamaan berjalan terus tanpa adanya hambatan sehingga para santri dan masyarakat sekitar kampung sobih Kelurahan Bugih Kec. Pamekasan Kab. Pamekasan berjalan dengan aman dan lancar.
Pada tahun 2009 K. Suudi, BA. wafat, beliau meninggalkan santri beserta keluarga tercinta seorang putra yaitu Maulidianto, S. Ag dan dua orang putri yaitu Anna Khalifatin dan Firli Ulfiyana, serta  cucu yang bernama Kukuh Khairunni’am dan Moh. Abd Jalil Syarifuddin. Kepemimpinan beliau K. Suudi, BA dilanjutkan oleh menantunya yaitu K. Kuzairi yang merupakan suami dari anak keduanya yaitu Ny. Anna Khalifatin. Kegiatan di Masjid Al – Ihsan tetap berjalan sebagaimana biasanya.
Pada tahun 2011 masjid Al – Ihsan diadakan rehab yang kedua kalinya oleh K. Kuzairi bersama masyarakat sekitar kampung Sobih Kelurahan Bugih Kec. Pamekasan Kab. Pamekasan. Seiring berjalannya waktu pertumbuhan penduduk semakin pesat arus urbanisasi semakin banyak sehingga jumlah penduduk semakin bertambah yang mengakibatkan jemaah shalat lima waktu semakin banyak terutama kalau shalat Jumat, dimana tiap hari jumat jalan basar ditutup separuh untuk menampung jemaah sholat jumat yang makin membludak/bertambah sehingga perlu diadakan rehab total dengan kapasitas jemaah yang lebih banyak. Rencana Takmir Masjid Al – Ihsan akan merehab dengan tiga lantai mohon doa dan dukungannya agar rencana rehab berjalan dengan lancar. Amiin

0 komentar:

Posting Komentar